Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar Indonesia (OIAAI) Bersama PSQ dan PAI IIQ Jakarta Adakan Seminar Nasional

Rabu (19/2/2020), Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar Indonesia (OIAAI) bersama Pusat Studi Al-Quran dan Fakultas Tarbiyah Pendidikan Agama Islam (PAI) menggelar acara seminar Nasional dengan  tema “Reformasi Tafsir Al-Quran Kontemporer: Menimbang Al-Misbah M. Quraish Shihab”.

Acara ini dimoderatori oleh Mamluatun Nafisah dengan narasumber Dr. Phil Munirul Ikhwan dan Faried F. Saenong, Ph.D. Acara ini berlangsung dengan sangat meriah karena dihadiri oleh para pakar tafsir Indonesia, diantaranya Dr. TGB. M. Zainul Majdi, Dr. Mukhlis Hanafi, Laksda Purnawirawan Husain Ibrahim dari Yayasan Dakwah Lentera Hati, Dr. Moqsith Ghazali, Dr. Faizah Ali Syibromalisi, Dr. Muhammad Ulinnuha, Lc., MA dan banyak pakar dari Pusat Studi Al-Quran yang turut hadir di acara tersebut.

Tafsir Al-Misabah merupakan karya yang sangat luar biasa yang mampu menyuguhkan gagasan baru dengan menekankan pentingnya menafsirkan Al-Quran dan merealisasikannya ke dalam realitas masyarakat muslim. Namun sebuah karya, tidak terlepas dari kritik sang pembacanya. Dr. Abd. Moqsit Ghazali misalnya menyampaikan salah satu indikator orang tersebut “syakhsyun ‘adzim”  (orang yang agung) adalah ada yang memuji dan mencaci. Beliau memberikan tanggapan atas penafsiran Quraish Shihab terhadap ayat-ayat pasti, kenapa tiba-tiba melunak? Misalnya ayat potong tangan. Hal ini disebabkan ketika Quraish Shihab menafsirkan Ayat-ayat Ahkam tidak merujuk pada kitab-kitab Tafsir Ahkam.

Selanjutnya ada Dr. Faizah Ali Syibromalisi yang juga memberikan tanggapan dari aspek kajian perempuannya. Menurutnya, dalam Tafsir Al-Misbah, Quraish Shihab dalam tafsir Al-Misbah keterdukungan terhadap posisi perempuan tidak begitu terlihat sebagaimana tafsir Al-Azhar karya Hamka. Dr. Muhammad Ulinnuha juga ikut memberikan tanggapan bahwa Tafsir Al-Misbah juga kurang terlihat lokalitas penafsirannya. ‘Ala kulli hal, Alhamdulillah acara seminar Nasional berjalan dengan sangat lancer. (MN)